Dibui 20 Tahun, Vampir Lesbian Ini Bebas

TEMPO.CO , Quennsland - Seorang vampir lesbian yang menikam seorang pria dan meminum darah dari kepala korban akan dibebaskan dari penjara setelah menjalani 20 tahun dari hukuman seumur hidupnya.

Tracey Wigginton, sekarang 46, meminum darah korbannya, Edward Baldock, pada tahun 1989 setelah memikat korban ke tepi sungai yang gelap dengan menjanjikan hubungan seks.

Dia dan beberapa wanita kemudian menyerang korban, menikamnya berkali-kali secara sadis sehingga kepala korban hampir putus. Kemudian Wigginton meminum darah korban.

Setelah menjalani hukuman 20 tahun, Wigginton akan dibebaskan dari penjara di Queensland dalam beberapa minggu ke depan menyusul keputusan sebuah dewan pembebasan independen.

Sebelumnya, permohonan pembebasannya tahun lalu telah ditolak, meskipun pengacaranya berkeras bahwa dia tidak akan mampu menyakiti siapa pun jika dibebaskan karena Wigginton mengalami sakit punggung, cedera lutut, dan membutuhkan tongkat untuk bergerak.

Dia adalah satu-satunya dari empat perempuan yang terlibat dalam serangan yang mengaku bersalah melakukan pembunuhan.

Menurut bukti yang dikumpulkan oleh polisi, Edward Baldock, 47, sedang berjalan pulang di Brisbane setelah minum-minum bersama teman-temannya ketika ia ditawari tumpangan oleh Wigginton, kekasihnya Lisa Ptachinski, dan dua perempuan lainnya.

Mereka membawanya ke sebuah taman di sisi sungai Brisbane. Setelah merayu Baldock dengan janji kenikmatan seksual, korban diserang secara brutal.

Menurut bukti yang diberikan oleh Ptaschinski, Wigginton, yang mengaku sebagai vampir wanita, kemudian meminum darah korban.

Mayat korban ditemukan pada hari berikutnya - dan dalam salah satu sepatunya ada kartu bertuliskan nama Tracey Wigginton. Polisi kemudian menangkap pelaku.

Pada persidangan, Wigginton mengatakan kepada juri bahwa dia tidak makan makanan padat, namun meminum darah babi dan sapi yang dia diperoleh dari tukang daging setempat.

Ptaschinski mengatakan kepada pengadilan bahwa dia akan menyayat pergelangannya sendiri sehingga Wigginton bisa meminum darahnya.

Wigginton dan Ptaschiski dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, sementara salah satu wanita yang lain, Kim Jervis dijatuhi hukuman penjara 18 tahun untuk kasus pembunuhan.

Wanita keempat, Tracey Waugh, dibebaskan setelah pengadilan memutuskan ia tidak memainkan peran aktif dalam pembunuhan itu dan telah mencoba untuk mencegah Jervis ikut ambil bagian.
sumber http://www.tempo.co/read/news/2011/1...bian-Ini-Bebas
koment Ts= lesbian vampir :najis

muncratjauh 23 Dec, 2011